Berita Nasional

Jangan Klik Tautan! Beredar Pesan Berantai Pemerintah Gratiskan Internet, Kominfo: Hoaks, Penipuan

Beredar Pesan Berantai Pemerintah Gratiskan Internet, Kominfo: Hoaks, Penipuan. Jangan Klik Tautan yang disertakan

Istimewa via Instagram @sekitarbandungcom
Viral pesan mengenai pemerintah akan gratiskan internet, jangan klik link-nya! begini kata Kominfo. 

Biasanya, ada penipuan di balik pesan hoaks berantai tersebut. Setelah mengklik tautan itu, biasanya masyarakat diminta menghubungi nomor tertentu dan diminta mentransfer sejumlah uang.

TRIBUNBANYUMAS.COM - "Bersama lawan Covid-19. Pesan pemerintah tetap di rumah dan jaga jarak. Sebagai insentif pemerintah akan gratiskan akses internet. Baca selengkapnya di..." 

Kira-kira begitu bunyi pesan yang viral dan banyak tersebar melalui jejaring pesan berantai WhatsApp (WA) selama wabah virus corona berlangsung.

Anda juga sering mendapatkannya? Hati-hati bila iya, dan jangan pernah membuka atau klik tautan yang biasanya berdomain .asia dan disertakan pada pesan tersebut.

Memang, isinya sekilas menarik, sebab ada iming-iming kuota internet gratis dari pemerintah di tengah pandemi virus corona ini.

Kabar Baik! 3 Vaksin Virus Corona Telah Diuji pada Manusia, Total 70 Vaksin Covid-19 Dikembangkan

Bupati Budhi Minta Warga Banjarnegara Eks-Peserta Ijtima Ulama Segera Lapor

Tak Ada Nama Lionel Messi, Siapa Saja 5 Debutan Terbaik dalam Sejarah Liga Spanyol? Simak Daftarnya

4 Oknum TNI Ditangkap, Diduga Curi Kabel Telkom di Klaten. Beraksi dengan 10 Orang Sipil

Tak hanya dari  akun pribadi ke akun pribadi, pesan tersebut beredar juga di grup.

Berdasarkan keterangan Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kominfo) pesan tersebut ternyata tidak benar alias hoaks.

Hal itu dikatakan oleh Direktur Jenderal Pos dan Penyelenggaraan Informatika (PPI) Kementerian Kominfo Ahmad Ramli.

"Jangan percaya dengan viral ini, karena itu adalah hoaks," ujarnya, Sabtu (11/4/2020) dikutip TribunJabar.id dari Kompas.com.

Menurut penelusuran Kompas.com, ternyata ada beberapa tautan yang disertakan di pesan itu.

Tautan tersebut ada yang berakhirnya .asia dan .biz.id.

Berikut tiga link berbeda yang banyak disebarkan:

www.internet.gratis.pemerintah.go.id.berita.sctv.asia

www.internet.gratis.pemerintah.go.id.berita.metrotv.biz.id

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved