Breaking News:

Berita Viral

Alasan Driver Ojol Mau Antarkan Penumpang Purwokerto - Solo: Saya Takut Anak Saya Kelaparan

Mulyono (59), driver ojol asal Banyumas yang ditipu penumpangnya setelah mengantar dari Purwokerto ke Solo mengungkapkan alasannya menerima orderan.

TribunBanyumas.com/Permata Putra Sejati
Mulyono bersama istri - Mulyono, driver ojol di Purwokerto yang tertipu, setelah mengantar penumpang hingga Solo. Tak mendapat bayaran yang dijanjikan, hanya dapati sandal jepit di masjid. Atas solidaritas sesama ojol di Solo Raya, Mulyono kemudian diantarkan hingga rumah, dan disawer para ojol senilai Rp2 juta lebih. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Mulyono (59), driver ojol asal Banyumas yang ditipu penumpangnya setelah mengantar  dari Purwokerto ke Solo mengungkapkan alasannya menerima orderan.

Ia mau menerima order Purwokerto ke Solo karena penumpang menjanjikan komisi sebesar Rp 700 ribu.

Uang yang dijanjikan oleh penumpang itu rencananya untuk memenuhi kebutuhan keluarganya selama wabah corona.

Diketahui memang saat ini pendapatan ojek online menurun saat wabah corona menyebar.

Update Virus Corona Banyumas 8 Apri 2020, ODP Covid-19 Mencapai 1.570 Orang

Viral Video Ratusan Karyawan Ramayana Menangis dan Berpelukan Setelah PHK, Begini Tanggapan Disnaker

Kisah Rubiati Eks Pasien Corona Tanpa Gejala Justru Membantu Petugas Medis di Ruang Isolasi

Jateng 133, Jabar 243 Kasus Positif Corona, Simak Update Penyebaran di Tiga Provinsi Rabu 8 April

Oleh karena itu tawaran Rp 700 ribu langsung ia terima meski rute yang ditempuh ratusan kilometer.

Namun tidak di sangka ia justru menjadi korban penipuan.

"Saya tidak takut terhadap penyakit yang disebabkan virus corona, takutnya kalau anak saya kelaparan."

"Namun saya tetap waspada terhadap penyakit itu," ujar Mulyono setelah menerima santuna, Selasa (7/4/2020).

Dari kejadian yang dialaminya, Mulyono mengaku sangat bersyukur karena saat ia mendapatkan musibah tersebut rekan-rekan sesama ojol membantu dirinya hingga ia akhirnya dapat kembali ke rumah.

"Mungkin kalau saya masih jadi opang (ojek pangkalan), tidak mendapat bantuan seperti kemarin," kata Mulyono.

Halaman
123
Editor: Rival Almanaf
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved