Breaking News:

Teror Virus Corona

Tegas! Polri Larang Anggota dan PNS di Lingkungannya Mudik untuk Cegah Penyebaran Corona

Institusi Polri menerapkan kebijakan yang lebih tegas untuk mencegah penyebaran virus corona. Mereka melarang semua anggotanya untuk mudik.

Editor: Rival Almanaf
Kolase TribunMadura.com (Sumber: Kompas.com)
Kapolri Jenderal Pol Idham Azis membeberkan kelakuan buruk 4.700 polisi yang senang kasak-kusuk dan menghadap-menghadap agar diberi jabatan penting 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Institusi Polri menerapkan kebijakan yang lebih tegas untuk mencegah penyebaran virus corona.

Mereka melarang semua anggotanya untuk pulang ke kampung halaman atau mudik pada Lebaran tahun ini.

Hal itu sesuai dengan isi surat telegram (TR) nomor ST/1083/IV/KEP./2020 yang telah dikeluarkan oleh Kapolri Jenderal Pol Idham Azis.

Selain anggota Polri, pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Polri beserta keluarga juga tidak diperbolehkan untuk mudik.

Berhubungan Intim di Taman Saat Siang Hari, Dua Sejoli Diteriaki Warga Soal Social Distancing

Viral PDP Corona Sedang Hamil Minta Dirujuk Lewat Live Facebook: Minta Minum Aja 2 Jam Baru Datang

Jembatan di Purwakarta Ambruk saat Ada Lalulintas, Satu Orang Tewas 4 Luka-luka

Kisah Pasien Corona Klaster Seminar di Bogor yang Sembuh, Hidung Sempat Tidak Bisa Mencium Aroma

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan, ketentuan larangan mudik bagi anggota dan cdi lingkungan Polri itu mulai berlaku semenjak dikeluarkannya surat telegram tersebut, yakni pada Jumat (3/4/2020).

"Benar, dikeluarkan (surat telegram) agar anggota serta keluarga tidak mudik pada tahun ini untuk mencegah penyebaran virus corona," kata Argo saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (4/4/2020).

Adapun ketentuan dalam surat yang ditandatangani Wakapolri Komjen Dr Gatot Eddy Pramono tersebut mengatur tentang beberapa aspek.

Aspek yang pertama, lanjut Argo, tidak bepergian keluar daerah dan giat mudik dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1441 H ataupun kegiatan mudik lainnya.

"Kemudian, menjaga jarak aman ketika melakukan komunikasi antar-individu social physical distancing," ujar Argo.

Berikutnya adalah membantu meringankan beban masyarakat yang lebih membutuhkan di sekitar tempat tinggalnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved