Breaking News:

Virus Corona Jateng

Tenda Resepsi Pernikahan Berdiri Megah, saat Jajaran Polres Kebumen: Hanya untuk Ijab Kabul

Tenda Resepsi Pernikahan Berdiri sudah Megah, saat Jajaran Polres Kebumen tuan rumab bilang Hanya untuk Ijab Kabul. tamu dari keluarga inti saja

Penulis: khoirul muzaki | Editor: yayan isro roziki
Istimewa
Polres Kebumen mendatangi rumah seorang warga yang akan gelar acara pernikahan di Kecamatan Ambal. Warga tersebut mengatakan tak akan menggelar resepsi, hanya ijab kabul saja. 

"Saat Polsek datang, keterangan tuan rumah, tenda itu hanya untuk ijab kabul."

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Warga Desa Sidorejo Kecamatan Ambal harus mengurungkan niatnya untuk menggelar pesta pernikahan.

Padahal tenda pernikahan sudah berdiri megah. Sayang momentum itu tidak pas.

Saat pemerintah melarang warga untuk berkerumun di tengah pandemi virus corona (Covid-19), pesta pernikahan justru berpotensi mengundang kerumunan.

Polsek dan Koramil setempat serta Satpol PP karenanya langsung menyambangi warga itu, Kamis (2/4/2020).

Update Virus Corona Banyumas: Bertambah 1 Pasien, Kini Ada 6 Kasus Positif Covid-19

Syekh Puji Blak-blakan soal Kabar Menikahi Anak Usia 7 Tahun: Skenario Permintaan Uang Rp35 Miliar

Dua Kota Suci Mekkah dan Madinah Ditutup 24 Jam. Kasus Positif Virus Corona di Arab Saudi Meningkat

Dua PDP Virus Corona Cilacap Negatif Covid-19, Satu di Antarnya Santri Kawungaten yang Meninggal

Tetapi saat dimintai keterangan, tuan rumah berdalih, tenda pernikahan itu hanya untuk kegiatan ijab kabul yang akan digelar pada hari Jumat (3/4/2020).

Acara itu pun hanya akan dihadiri keluarga inti.

"Saat Polsek datang, keterangan tuan rumah, tenda itu hanya untuk ijab kabul."

"Adapun tamu, menurut informasi dari tuan rumah, hanya keluarga inti," kata Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman mewakili Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan.

Iptu Tugiman mengatakan, saat ini semua warga harus saling menahan diri.

PT Garuda Tauberes Indonesia Tutup, Ini Daftar 51 Anak - Cucu BUMN yang Dipangkas Erick Thohir

Kegiatan yang melibatkan orang banyak, hendaknya ditunda atau ditiadakan untuk kebaikan bersama sampai pandemi reda.

Saat seperti ini mestinya masyarakat bisa saling menjaga keselamatan bersama, dengan memutuskan mata rantai penularan.

Di antaranya melalui social distancing ataupun physical distancing, serta tidak membuat kegiatan mengumpulkan orang banyak.

Sopir Penabrak H Supono Mustajab Tertangkap, Bersembunyi di Banjarnegara, Keluarga Tolak Berdamai

Bisa saja ada yang terjangkit virus namun penderita tidak menyadari.

Ini tentu akan membahayakan orang lain jika penderita berinteraksi atau bahkan berada di kerumunan.

Warga lain bisa berisiko tertular. (*)

Bupati Banyumas Siapkan Rp30 Miliar untuk Bantuan Sosial Warga Terdampak Virus Corona

Korea Utara Klaim Bebas dari Virus Corona, Amerika Serikat Nyatakan Keraguannya

Kisah Suami Tangkap Basah Istri Selingkuh dengan Kades, saat Mudik karena Wabah Virus Corona

Sejumlah Kasus Pasien Positif Virus Corona Juga Mengalami Gangguan Sistem Saraf

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved