Breaking News:

Teror Virus Corona

Ribuan Warga Jateng yang Ikut Tablig Akbar di Gowa Diminta Jalani Karantina Mandiri

Sekitar 1.100 warga Jawa Tengah mengikuti tablig akbar yang bertajuk ijtima dunia di Gowa Sulawesi Selatan baru-baru ini.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: Rival Almanaf
TRIBUNGOWA.COM/ARI MARYADI
Suasana di tempat pelaksanaan Ijtima Jamaah Tabligh Dunia Zona Asia 2020, di Pakkatto, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (18/3/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Sekitar 1.100 warga Jawa Tengah mengikuti tablig akbar yang bertajuk ijtima dunia di Gowa Sulawesi Selatan baru-baru ini.

Acara yang diselenggarakan di tengah pandemik virus corona Covid-19 tersebut dibatalkan pemerintah setempat.

Walaupun, sejumlah peserta termasuk dari Jateng sudah hadir di lokasi kegiatan

Hal itu lantaran kegiatan berkumpulnya massa tersebut rentan penularan corona.

Update Virus Corona Jateng, 24 Jam Terakhir Bertambah 11 Kasus Positif

Gara-gara Corona Bomber PSIS Asal Brasil Bruno Silva Tak Ingin Lama-lama Keluar Rumah

Sedih Saksikan Insiden Pemakaman Pasien Virus Corona, Ahmad Tohari: Bukan Watak Orang Banyumas

Bupati Banyumas Ikut Makamkan Korban Corona, Tunjukkan Bahwa Jenazah yang Dimakamkan Tidak Menular

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah meminta pemerintah kabupaten/kota untuk mendata warganya yang sudah berangkat ke acara tersebut.

"Begitu pulang, jemaah tablig akbar sudah didata."

"Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan di kabupaten/kota, mereka dicek," kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jateng, Haerudin, Rabu (1/4/2020).

Pemerintah juga telah meminta mereka untuk melakukan isolasi mandiri selama dua pekan karena memiliki riwayat perjalanan ke Gowa.

Karantina mandiri selama 14 hari merupakan prosedur standar operasional yang harus diterapkan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

"Mereka sudah melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing. Soal itu, saat ini sudah beres," tandasnya.

Alhamdulillah, Tiga PDP RSUD Cilacap Dinyatakan Negatif, Pramesti: Mereka Sudah Dipulangkan

Relaksasi Kredit Ala Presiden Jokowi Masih Jauh Dari Harapan Ojol

Yuk Pakai Masker Kain Biar Nggak Dianggap Sumber Penularan Virus

Kabarkan Hoaks Pasien Corona Meninggal, Seorang Pemuda Diringkus Polisi

Selain itu, jemaah tersebut juga mendapatkan pengawasan dari pihak pemerintah desa, Rukun Tetangga dan Rukun Warga.

Jika mengalami gejala seperti demam, flu, batuk, sesak napas, diharapkan melapor ke hotline Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di daerah setempat.(mam)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved