Breaking News:

Berita Nasional

Kalau Tak Bisa Ditunda Apalagi Ngebet Nikah, Kemenag Buka Pendaftaran Secara Online, Begini Caranya

Jangan karena dilarang membuat pesta pernikahan, kamu batal menikah di tengah mewabahnya virus corona.

Editor: deni setiawan
ISTIMEWA
Ilustrasi prosesi pernikahan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Jangan karena dilarang membuat pesta pernikahan, kamu batal menikah di tengah mewabahnya virus corona.

Meskipun tidak menampik, kamu perlu mengikhlaskan diri sementara waktu tanpa ada pesta, mengundang rekan, sanak saudara, atau hanya terbatas.

Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama ( Kemenag) RI, Kamaruddin Amin memastikan layanan pencatatan nikah tetap berjalan selama pandemi Covid-19.

Cerita Betty Tan di Purwokerto, Galeri Gaun Pengantin Disulap Jadi Tempat Produksi APD Tenaga Medis

BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem Musim Pancaroba di Jateng, Berpotensi Muncul Hujan Es

Sekda Purbalingga Protes, Minta Pemprov Jateng Proposional Bagikan Rapid Test Virus Corona

Pasien Positif Corona Meninggal di Purwokerto Sempat Membaik, Rekan Saat Outbound Sembuh di Solo

Namun demikian, sejak diberlakukannya kebijakan work from home ( WFH) atau bekerja dari rumah, calon pengantin akan diminta melakukan pendaftaran secara online.

Pendaftaran dapat dilakukan melalui laman simkah.kemenag.go.id.

"Untuk saat ini, karena kebijakan WFH bagi semua pegawai Kemenag hingga tingkat KUA."

"Pelayanan pencatatan nikah dilaksanakan bagi mereka yang sudah mendaftar," kata Kamaruddin seperti dilansir dari Kompas.com, Selasa (31/3/2020).

"Sedangkan bagi pendaftar baru, bisa mendaftar secara online melalui simkah.kemenag.go.id," lanjutnya.

Seiring upaya pemerintah mencegah penyebaran virus corona yang kian meluas belakangan ini, Kamaruddin pun mengimbau para calon pengantin merencanakan ulang jadwal pernikahan mereka.

Apalagi, pihak kepolisian juga telah mengeluarkan maklumat yang melarang masyarakat berkumpul dalam jumlah banyak, termasuk dalam pernikahan.

"Jika memungkinkan, waktu seremonial acara pernikahan dijadwal ulang."

"Sehingga prosesnya bisa berjalan dalam suasana dan kondisi yang lebih baik," ujar Kamaruddin.

Nah, berikut panduan dari Kemenag yang dapat digunakan untuk mendaftar pencatatan nikah secara online:

1. Akses: simkah.kemenag.go.id,

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved