Breaking News:

Virus Corona Jateng

Wali Kota Tegal: Saya Menyerukan Kepala Daerah Lain Juga Lakukan Karantina Wilayah Sebelum Menyesal

Wali Kota Tegal Dedy Yon Surpiyono mengajak gubernur dan Kepala Daerah Lain Juga Lakukan Karantina Wilayah Sebelum nanti akhirnya Menyesal

TribunJateng.com/Fajar Baharuddin Achmad
Karantia Wilayah - Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, bersama Forkopimda Kota Tegal mengawai proses penutupan akses Jalan Teuku Umar dengan beton MCB, Minggu (29/3/2020). Mulai 30 Maret - 30 Juli 2020 Dedy Yon melakukan karantina wilayahnya untuk membatasi gerak warga dan menekan penyebaran virus corona. 

Wali Kota Tegal Dedy Yon: Saya Menyerukan Kepala Daerah Lain Juga Lakukan Karantina Wilayah Sebelum Nanti Menyesal

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, secara resmi melakukan karantina wilayah terbatas (local lockdown) per Senin (30/3/2020). 

Karantina wilayah terbatas ini akan diberlakukan hingga empat bulan ke depan, atau sampai 30 Juli 2020.

Dedy Yon menyerukan kebijakan serupa kepada Gubernur dan kepala daerah lain, guna memutus mata rantai penyebaran virus corona, sebelum nanti akhirnya menyesal.

"Saya mengajak, menyerukan kepada bapak ibu kepala daerah, gubernur, wali kota dan bupati, untuk bersama-sama mengisolasi daerah masing-masing sebelum nanti menyesal, sebelum terlambat," kata Dedy kepada wartawan saat menutup akses perbatasan Kota dan Kabupaten Tegal, di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Debong, Kecamatan Tegal Selatan, Minggu (29/3/2020).

Resmi Mulai Besok Senin, Local Lockdown Kota Tegal Selama Empat Bulan

Pemerintah Segera Gelar Rapat Bahas Soal Kemungkinan Karantina Total Jabodetabek

Local Lock Down Tegal, Bus Harus Turunkan Penumpang di Terminal

Beda Pendapat dengan Wali Kota Tegal, Ganjar Tegaskan Tidak Ada Lockdown, Cuma Isolasi Kampung

Dedy menjelaskan, alasan kebijakan mengisolasi wilayah secara terbatas, untuk mengurangi pergerakan warga dan kendaraan dari luar kota.

Hal itu dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona.

"Yang saya muliakan Presiden Indonesia Pak Joko Widodo, Gubernur Jateng, dan seluruh kepala daerah. Saya segenap Forkompimda Kota Tegal, melaksanakan isolasi wilayah untuk membantu pemerintah pusat untuk menangani virus corona," kata Dedy.

Menurut Dedy, butuh kesadaran masyarakat Kota Tegal dan sekitarnya untuk memahami kebijakan yang diambil.

Dedy pun menyampaikan permohonan maaf apabila kebijakannya tersebut menuai pro kontra.

Pemerintah Segera Gelar Rapat Bahas Soal Kemungkinan Karantina Total Jabodetabek

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved