Breaking News:

Berita Purbalingga

Corona Meningkat Pemudik Purbalingga Harus Pakai Gelang Khusus, Jika Tidak Denda Rp 500 Ribu Menanti

Setiap pemudik yang masuk ke wilayah Purbalingga wajib memakai gelang khusus, jika lepas, maka akan ada denda yang cukup besar.

Editor: Rival Almanaf

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Setiap pemudik yang masuk ke wilayah Purbalingga wajib memakai gelang khusus, jika lepas, maka akan ada denda yang cukup besar.

Setiap pemudik yang melepas gelangnya didenda sebesar Rp 500 ribu.

Upaya itu dilakukan untuk menekan penyebaran virus corona di Purbalingga.

Seperti diketahui angka kejadian Covid-19 di kabupaten tersebut meningkat pesat setelah para pemudik memasuki Purbalingga.

Rapid Test Virus Corona, Bagaimana Cara Kerjanya dan Siapa Jadi Piroritas? Berikut Penjelasannya

Desa di Purbalingga Ini Berikan Insentif Rp 50 Ribu Setiap Hari Kepada Warganya yang Isolasi Diri

Kisah Pedagang Banjar Negara Ingin WFH Karena Corona Tapi Terdesak Kebutuhan

Personel Sat Lantas Periksa Penumpang Bus di Terminal Tipe A Cilacap: Kami Juga Sterilisasi Bus

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi memperketat keamanan dengan membentuk Posko Gugus Tugas Covid-19 di lima titik perbatasan wilayah.

Kebijakan ini diambil karena adanya mobilisasi pemudik yang terus berdatangan dari luar kota.

"Petugas akan menyemprotkan disinfektan kepada semua kendaraan yang masuk dari luar kota."

"Termasuk mendata terhadap penumpang yang mudik ke Kabupaten Purbalingga," katanya dalam pesan WhatsApp, Jumat (27/3/2020).

Seluruh pendatang yang masuk, kata dia, akan dipasang sebuah gelang karet putih sebagai identitas.

Pasalnya, seluruh pendatang yang masuk tersebut akan berstatus sebagai ODP dan wajib karantina mandiri selama 14 hari.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved