Teror Virus Corona

Daerah Zona Merah Virus Corona Diminta Karantina Wilayah Terbatas, Berikut Rekomendasi Komnas HAM

Daerah Zona Merah Virus Corona Diminta Karantina Wilayah Terbatas, Berikut Rekomendasi Komnas HAM

TribunBanyumas.com/Khoirul Muzaki
Warga Desa Purwonegoro, Kecamatan Purwanegara, Banjarnegara mendirikan portal di jalan keluar - masuk kampung, untuk mengontrol siapa saja yang berpotensi membawa virus corona. 

Daerah Zona Merah Virus Corona Diminta Karantina Wilayah Terbatas, Berikut Rekomendasi Komnas HAM

TRIBUNBANYUMAS.COM - Daerah yang telah ditetapkan sebagai zona merah virus corona diminta untuk melakukan karantina wilayah secara terbatas.

Demikian rekomendasi dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), guna menanggulangi penyebaran virus corona makin meluas.

Komisioner Komnas HAM Amiruddin Al Rahab, mengatakan karantina wilayah terbatas dinilai efektif mencegah meluasnya penyebaran Covid-19.

“Komnas HAM meminta kepada presiden dan jajarannya termasuk pemerintah daerah untuk segera melakukan langkah-langkah nyata berupa karantina wilayah terbatas untuk daerah-daerah yang sudah dikategorikan daerah merah (red zone),” kata Amiruddin melalui keterangan tertulis, Jumat (27/3/2020).

UPDATE: Tembus 1.046 Kasus Positif Virus Corona, Ada Penambahan 153 Pasien

Diajak Nenek ke Jakarta, Balita Usia 2 Tahun di Purbalingga Positif Virus Corona

Tiga PDP Warga Cilacap Meninggal, Diskominfo: Kali Ini Santri Perempuan Ponpes, Usia 13 Tahun

Warga Banjarnegara Lockdown Kampung, Portal Jalan Keluar - Masuk Desa: Antisipasi Virus Corona

Pemerintah Diminta Penuhi Kebutuhan Dasar

Bila karantina wilayah tersebut dilakukan, pemerintah diminta memastikan kebutuhan dasar warga dan hewan ternak terpenuhi.

Selain itu, Komnas HAM juga mengingatkan pemerintah untuk meminimalisasi potensi konflik sosial akibat karantina wilayah.

“Meminimalisir potensi konflik sosial yang timbul akibat karantina wilayah serta mengambil langkah-langkah tertentu untuk memastikan tidak terjadi diskriminasi sosial kepada para pasien, keluarga pasien dan juga tenaga kesehatan,” ujarnya.

Dalam menangani wabah ini, Komnas HAM meminta pemerintah memaksimalkan layanan kesehatan bagi pasien positif maupun orang dalam pengawasan.

Paus Fransiskus Minta Umat Kristiani Bersatu Doakan Dunia, Pimpin Sakramen Kudus dari Vatikan

Tak hanya pasien, pemerintah diharapkan memenuhi ketersediaan alat pelindung diri (APD) hingga nutrisi tenaga medis.

Komnas HAM juga meminta pemerintah memenuhi hak-hak masyarakat berkebutuhan khusus.

“Memastikan dilindungi dan dipenuhinya hak-hak dasar warga lansia, perempuan hamil, anak-anak dan disabilitas dalam kondisi khusus ini,” ucap Amiruddin.

Adapun total terdapat 1.046 pasien positif Covid-19 di Indonesia per Jumat (27/3/2020).

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved