Wabah Virus Corona

Cerita Seorang Dokter yang Rela Tidak Pulang ke Rumah Takut Menjadi Pembawa Virus Corona

Seorang petugas medis juga manusia biasa, dengan risiko tertular corona paling tinggi, mereka juga takut akan terinfeksi.

Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Pasien Sembuh dari Virus Corona Lebih Banyak, Menkes Terawan: Corona Bisa Sembuh Sendiri 

Namun M enggan menyebutkan nama-nama mereka. 

“Saya juga sedih senior-senior saya juga sudah banyak yang kena."

"Makanya kadang-kadang saya juga hati kecil takut juga,” ucap dia.

Rasa khawatir tidak berhenti di dirinya saja.

Anak dan suami dirumah pun juga ikut jadi perhatiannya.

Dia tidak mau pulang kerumah membawa penyakit dan menularkanya kepada keluarga.

Maka dari itu, setiap hendak pulang ke rumah, dia rela mandi di rumah sakit demi memastikan dirinya bersih dari virus.

“Sampai di rumah pun saya usahakan jaga jarak dengan orang rumah,” ucap dia.

Namun terlepas dari itu, M hanya bisa berserah kepada Tuhan.

Ia percaya jika yang maha kuasa akan selalu melindunginya beserta keluarga.

Namun M juga meyakini Tuhan juga memberikan dia akal dan pikiran untuk tetap menjaga diri, bukan hanya berserah belaka namun abai kepada kondisi sekitar.

“Harus punya hikmat, punya pikiran. Karena kan iman tanpa perbuatan adalah mati, sama saja seperti itu saja,” terang dia.

Banyaknya pasien yang berdatangan membuat M dan para tenaga medis lain harus bekerja keras.

Melayaninya pun tidak sembarangan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved