Berita Purbalingga

Kades Bojanegara Tersangka, Penarikan Uang Syukuran Perangkat Desa di Purbalingga

Kepala Desa (Kades) Bojanegara ditetapkan menjadi tersangka kasus penarikan uang syukuran pelantikan perangkat desa, Senin (23/3/2020).

TRIBUN BANYUMAS/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Kades Bojanegara Sugiyarti, ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus penarikan uang syukuran pelantikan perangkat desa oleh Polres Purbalingga. 

Biasanya akan dirapatkan terlebih dahulu sebelum menentukan langkah oleh Pemkab Purbalingga.

"Jadi bukan dari kami (pencopotan). Nanti yang memutuskan Bupati Purbalingga atas dasar rapat tim," tutur dia.

Menurutnya, pelanggaran yang dilakukan Kades Bojanegara sudah sangat jelas.

Terlebih pihak aparat penegak hukum (APH) telah menemukan barang bukti.

"Jadi tidak perlu lagi diaudit oleh Inspektorat, APH bisa melakukan langkah-langkah selanjutnya," tutur dia.

Dikatakannya, Inspektorat akan turun tangan jika terdapat penyimpangan anggaran dan aduan dari masyarakat.

APH akan meminta Bupati untuk memerintahkan Inspektorat melakukan audit.

"Kalau ini (Bojanegara) masuknya sudah jelas. Polisi sudah menyiapkan pasal-pasal," ujarnya.

Sebelumnya, pada awalnya pihak kepolisian telah menyebutkan apabila penetapan tersangka mengarah kepada kades setempat.

"Kasus itu tidak melibatkan lainnya. Kami hanya mengarah kepada yang satu itu," kata AKP Willy.

Dia mengatakan, kepolisian juga telah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejari Purbalingga dan terlapor.

Termasuk juga dalam hal ini kepada Bupati Purbalingga.

Sementara itu, Kades Bojanegara, Sugiyarti saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Kamis (19/3/2020), enggan berkomentar mengenai kasus yang menderanya.

Dia takut apabila ucapannya direkam.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved