Berita Nasional

Kabareskrim Mabes Polri: Karhutla Sepanjang 2019 Rugikan Negara Rp72,95 Triliun

Kabareskrim Mabes Polri: Karhutla Sepanjang 2019 Rugikan Negara Rp72,95 Triliun

TRIBUN SUMSEL/ABRIANSYAH LIBERTO
Petugas BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Sumatera Selatan mencoba memadamkan api kebakaran lahan di kawasan Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (11/9/2019). Kebakaran lahan yang meluas dibeberapa titik di Kawasan Sumatera Selatan membuat kualitas udara kota Palembang memburuk. 

Kabareskrim Mabes Polri: Karhutla Sepanjang 2019 Rugikan Negara Rp72,95 Triliun

TRIBUNBANYUMAS.COM - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) masih menjadi persoalan serisu di Indoensia. 

Dar tahun ke tahun, karhutla masih sering terjadi di berbagai wilayah di Tanah Air.

Kerugian yang ditimbulkan dari karhutla mencapai puluhan triliun rupiah.

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo, mengatakan kerugian negara akibat kebakaran hutan dan lahan sepanjang 2019 mencapai Rp72,95 triliun.

Kisah Dani, Calon Dokter Lulusan Terbaik Unsoed. Anak Buruh Tani Boyolali, Kuliah Naik Onthel Butut

Berikut 18 Intruksi Mendikbud Nadiem untuk Satuan Pendidikan, Mengantisipasi Wabah Virus Corona

Otoritas Italia Hentikan Seri A dan Kompetisi Olahraga Lainya. Musim Ini Tak Ada Juara Liga?

MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan. Ke Mana Uang yang Telah Dibayarkan?

Hal tersebut diungkapkan Kabareskrim setelah melakukan sosialisasi penegakan hukum kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (10/3/2020).

Listyo mengatakan, karhutla sangat berdampak negatif pada sektor pertanian, ke hutanan, transportasi dan perdagangan.

"Banyak sekali kerugian akibat karhutla ini, data yang kami dapat pada 2019 negara merugi 4,5 miliar dollar AS atau sebesar Rp72,95 triliun," kata Listyo.

Kisah Kuat, Swadaya Perbaiki Jalan Penghubung Kabupaten di Kebumen: Tak Ingin Pengendara Celaka

Listyo menerangkan, integrasi antar pihak terkait untuk penanggulangan kebakaran hutan dan lahan sangat diperlukan.

Begitu juga dengan pihak perusahaan, untuk menjaga wilayah mereka agar tidak terbakar selama musim kemarau nanti.

"Perusahaan juga wajib memberdayakan warga sekitar untuk mencegah agar wilayah mereka tidak terbakar. Harus ada inovasi untuk membuka lahan tanpa membakar," ujarnya.

Mengapa Italia Jadi Negara Tertinggi Kasus Positif Corona di Benua Eropa? Berikut Penjelasannya

3 Wilayah Sumsel Rawan Karhutla

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup, Rasio Ridho menjelaskan, ada beberapa wilayah di Sumatera Selatan yang rawan terbakar.

Wilayah tersebut yakni Ogan Komering Ilir (OKI), Banyuasin, Ogan Ilir dan Musi Banyuasin.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved