Breaking News:

Berita Viral

Viral Siswa SD Panjat Tembok ke Sekolah Karena Jalan Ditutup Pengusaha, Begini Kata Pemilik Lahan

Beberapa hari lalu viral anak SD yang harus memanjat tembok lahan pengusaha saat berangkat sekolah.

(KOMPAS.COM/SIGIRANUS MARUTHO BERE)
Murid SD Kristen Petra Alak, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), saat memanjat tembok setinggi 4 meter, Jumat (6/3/2020) 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Beberapa hari lalu viral anak SD yang harus memanjat tembok lahan pengusaha saat berangkat sekolah. 

Bobby Pitoby, pemilik lahan di Kelurahan Penkase/Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang, membantah telah menuntup jalan sehingga murid SD Kristen Petra Alak, yang hendak pergi ke sekolah terpaksa memanjat tembok.

Menurut Bobby, apa yang disampaikan pihak sekolah maupun, murid kepada wartawan adalah tidak benar.

"Tidak ada satu anak sekolah pun yang lompat pagar.

Karena jika lompat, maka anak-anak itu pasti masuk ke lokasi lahan milik saya.

Karena itu tidak benar anak lompat pagar saat ke sekolah," ujar Bobby kepada sejumlah wartawan di Kupang, Sabtu (7/3/2020) siang.

Berbatov Sebut Haaland Bisa Menjadi Pemain Selevel dengan Cristiano Ronaldo dan Messi

Taxi Drone Pertama di Indonesia Diujicoba di Yogyakarta Simak Videonya

Membunuh Secara Keji Mirip di Film Slender Man NF Gadis 15 Tahun Ditahan di LP Khusus Anak

Menengok Bioskop Baru Purbalingga yang Baru Diresmikan Bupati Dyah

Bobby menuding, ada pihak tertentu yang mempolitisasi hal itu dengan tujuan ingin merusak nama baiknya.

Bobby menjelaskan, dirinya memang memiliki lahan di wilayah tersebut dan berencana akan membangun gudang.

Karena itu, pada Oktober 2019, dia membangun tembok pembatas di lahan miliknya.

"Memang sebelumnya saat mereka ke sekolah, mereka melewati lahan saya.

Halaman
123
Editor: Rival Almanaf
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved