Breaking News:

Berita Purworejo

Tanan Bergerak Rusak Sejumlah Rumah di Purworejo

Fenomena tanah bergerak terjadi di dua kecamatan di Purworejo Jawa Tengah, Kamis (5/3/2020). Kejadian ini merusak sejumlah rumah.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: Rival Almanaf
Tanan Bergerak Rusak Sejumlah Rumah di Purworejo
Istimewa
Kerusakan salah satu rumah di Purworejo akibat pergerakan tanah.

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOREJO - Fenomena tanah bergerak terjadi di dua kecamatan di Purworejo Jawa Tengah, Kamis (5/3/2020).

Kejadian ini merusak sejumlah rumah di beberapa desa di Kecamatan Bener dan Gebang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, Sudaryanto, menuturkan sejumlah rumah rusak terjadi di antaranya di Desa Kemiri, Kecamatan Gebang.

Saat ini, BPBD tengah mendata jumlah kerusakan.

"Saat ini sedang dikonfirmasi BPBD setempat," kata Sudaryanto, saat dihubungi Kamis malam.

Persis Solo Vs Semen Padang, Hasil Akhir 4-0, Gerakan Lincah Syahroni Rusak Gawang Kabau Sirah

Begini Duduk Perkara Kerusuhan antara Ojek Online dan Debt Collector di Sleman

Dipercaya Mencegah Virus HIV, Masyarakat Singapura Gunakan Kondom di Jari untuk Cegah Virus Corona

Polres Kebumen Tangkap 6 Pemakai dan seorang Pengedar Narkoba

Kondisi tersebut menyebabkan kerusakan rumah pada lantai dan dinding.

Sementara, berdasarkan data di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jateng, pergerakan tanah terjadi di beberapa lokasi.

Antara lain di Dusun Ketawang, Desa Legetan, Guntur, dan Medang (Kecamatan Bener). Kemudian, di Desa Kemiri (Kecamatan Gebang).

"Berdasarkan koordinasi dengan BPBD, sudah dilakukan penanganan," jelas Kepala Dinas ESDM Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko.

Pengecer Togel Hongkong Ditangkap, Kapolres Kebumen: Mereka Gunakan Pola Jaringan Terputus

Seorang Pria di Wuhan China Meninggal Dunia Setelah Pulang dan Dinyatakan Sembuh Dari Corona

Mantan Megabintang Barcelona Ronaldinho Palsukan Paspor. Begini Nasibnya Kini . . .

Seorang Wanita Menyamar Sebagai Pria dan Nikahi Gadis Secara Siri, Terbongkar Karena Hal Ini

Penyebab pergerakan tanah tersebut belum diketahui secara pasti. Namun dugaan sementara karena struktur tanah yang sudah sangat tua dan lembek.

Untuk mengetahui secara pasti, ESDM akan melakukan cek lapangan pada Jumat.(mam)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved