Berita Regional

Pasutri Ini Kompak Terjuan ke Prostitsusi Online, Belum Sempat Berhubungan Kuras Harta Korban

Pasutri Ini Kompak Terjuan ke Prostitsusi Online, Belum Sempat Berhubungan Kuras Harta Korban

independent.co.uk
Ilustrasi prostitusi online. 

Pasngan Suami-Istri (Pasutri) Ini Kompak Terjuan ke Prostitsusi Online, Belum Sempat Berhubungan Kuras Harta Korban

TRIBUNBANYUMAS.COM, PALEMBANG - Seorang suami meminta istrinya untuk menguras harta benda pria lain dengan kedok prostitusi online.

Aksi keduanya berhasil dibongkar jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan (Sumsel).

Adalah Ajang Sumana (24) dan Kartini (21), pasutri asal Palembang yang kompak melakukan pencurian dengan pemberatan dengan kedok prostitusi online.

Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Suryadi mengatakan, kasus tersebut terbongkar setelah petugas melakukan penyelidikan.

Bayi Kembar Tiga, Diketahui Eva Saat Usia Kandungan Lima Bulan, Joned Beri Nama Ketiga Anaknya Ini

Disinggung Soal Polemik Timbun Masker, Wali Kota Surabaya Risma: Nimbun Opo Rek? . . .

Tak Terima Difitnah Terinfeksi Virus Corona, Seorang Warga Laporkan Akun Facebook ke Polda

Pemuda Ini Matikan Semua Lampu Musala, Digrebek Warga hingga Terancam Pidana 15 Tahun Penjara

Hal ini berdasar laporan dari salah satu korban yang hartanya dikuras habis oleh pasangan suami istri ini.

Perbuatan itu dilakukan ketika keduanya sedang berada di salah satu hotel berbintang untuk menunggu korbannya yang lain.

"Hasil pemeriksaan, korbannya lebih dari 10 orang. Harta mereka dibawa kabur oleh pelaku. Keduanya merupakan pasutri. Istri pelaku jadi umpan sebagai pekerja seks komersial (PSK)," kata Suryadi saat gelar perkara, Rabu (4/3/2020).

Suryadi mengungkapkan, modus yang digunakan tersangka ini dengan cara membuka prostitusi online melalui media sosial.

Setidaknya, Kartini mempunyai tiga akun yang berbeda untuk menggaet para korban.

HEBOH MASKER LANGKA: Mulai dari Risma Akui Timbun hingga Ancaman Penjara 5 Tahun bagi Penimbun

Para korban yang tertarik kemudian diajak untuk datang ke salah satu hotel berbintang.

Sementara tersangka Ajang menunggu di lobi hotel untuk bersiap kabur.

"Saat lengah, handphone dan dompet milik korban dibawa kabur. Hasil pemeriksaan, korbannya lebih dari 10 dan kerugian mencapai puluhan juta," ujar Suryadi.

Virus Corona Tidak Selamanya Membawa Duka, di Negara Ini Ribuan Tahanan Justru Dibebaskan

Sementara itu, dari pengakuan tersangka Kartini, ia nekat menjadi PSK online untuk kebutuhan keluarga.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved