Breaking News:

Berita Kulonprogo

Pencarian Korban Susur Sungai Belum Tuntas, Dua Pelajar di Yogyakarta Ditemukan Tewas Tenggelam

Pencarian pelajar hanyut tragedi susur sungai belum tuntas, dua pelajar kembali harus meregang nyawa karena tenggelam di Yogyakarta.

Editor: Rival Almanaf
Dokumentasi Polsek Temon
Proses evakuasi siswa tenggelam di Underpass Kulur Kulon Progo 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KULON PROGO - Pencarian pelajar hanyut tragedi susur sungai belum tuntas, dua pelajar kembali harus meregang nyawa karena tenggelam di Yogyakarta.

Peristiwa itu terjadi di Underpass Kulur, Kapanewon Temon Kulon Progo, Sabtu (22/2/2/2020).

Dua korban meninggal itu adalah Tegar Qurahman (16) warga Pedukuhan Menggungan, Kalurahan Tawangsari, Kapanewon, Temon, Kulon Progo dan Rian Haryanto (15), warga Pedukuhan Kopoh, Kalurahan Sogan, Kapanewon Wates, Kulon Progo.

Satu siswa, Ramli Safarudin alias Apang (15) warga Bojong, Kalurahan Kulur, Kapanewon Temon ditemukan selamat dan saat ini tengah dirawat di RSUD Wates.

Pencarian Korban Hanyut Tragedi Susur Sungai SMPN 1 Turi Sleman Dihentikan Sementara

Manchester City Diterpa Isu Kepindahan Secara Masif, Pep Khawatirkan Real Madrid dan Barcelona

Oknum TNI Dipenjara 8 Bulan Karena Terbukti Melakukan Perselingkuhan

Selama Empat Tahun Guru Cabuli Murid, Terbongkar Setelah Siswi Curhat ke BK

 “Semuanya ada tiga, dua meninggal satu selamat,” jelas Kapolsek Temon, Kompol Setyo Hery P.

Kapolsek pun melanjutkan, awalnya Tegar, Yoga, Angga, Ramli, Tyas dan Vita akan merayakan ulang tahun Rian.

"Mereka ke lokasi tidak bersamaan, saat itu Tegar, Ramli, Yoga dan Angga sudah berada di lokasi terlebih dahulu," katanya.

Kemudian, lanjutnya, Tyas dan Vita datang belakangan.

Karena Rian ulang tahun, maka dipanggilah oleh mereka untuk menyusul ke lokasi.

Sebetulnya, ada dua rekannya yakni Vita dan Tyas sudah melarang untuk main di bawah underpass itu.

Uang Tak Kunjung Bertambah, Pasien Tusuk Dukun Penggandaan Uang untuk Jajal Kekuatan, Hasilnya?

Kemampuan Tilang Elektronik ETLE Semakin Mumpuni, 18 Hari Mampu Tilang 1.732 Pemotor

Babe Naim Tukang Ojek Pengkolan Berpenghasilan Rp 70 Juta Perbulan, Ini Alasannya Tetap Jual Nasi

Wakili Pemerintah Sampaikan Dukacita, Begini Respon Mahfud MD Terhadap SMPN 1 Turi

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved