Breaking News:

Mulanya Tawarkan Tumpangan, Begal di Purbalingga Kemudian Pukuli dan Lucuti Perhiasan Nenek 65 Tahun

Kisah tragis nenek Wiyarsi (65) warga Kecamatan Kutasari yang mengalami kejadian pembegalan saat pulang dari gereja.

Istimewa
Ilustrasi Begal 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Kisah tragis nenek Wiyarsi (65) warga Kecamatan Kutasari yang mengalami kejadian pembegalan saat pulang dari gereja.

Peristiwa tersebut terjadi di jalan Jenderal Soedirman Kelurahan Purbalingga Lor Kecamatan Purbalingga Kabupaten Purbalingga, Minggu (2/2/2020).

Kasat Reskrim Polres Purbalingga AKP Willy Budiyanto menuturkan tindakan pencurian disertai kekerasan yang menimpa Wiyarsi terjadi pada pukul 07.45.

Saat itu korban keluar dari gereja hendak pulang ke rumahnya.

Kisah Mbah Miswadi Tetap Berjualan Sapu di Sekitar Unsoed Purwokerto Meski Penyandang Tunanetra

Hujan Intensitas Tinggi, 1 Rumah Warga di Karangpucung Cilacap Tertimbun Longsor, Penghuni Mengungsi

Durian 7 Kilogram Jawara Terbesar di Even Banjir Durian Banjarnegara

Cium Dugaan Penyelewengan Dana Desa di Objek Wisata Silangit Purbalingga, Warga Geruduk Pemerintah

"Saat pulang dari gereja korban menyeberang jalan dan berteduh karena kondisi cuaca gerimis.

Tiba-tiba korban didatangi tiga orang laki-laki menggunakan mobil berwarna putih menawarkan pulang bersama," tutur dia.

Tawaran tersebut sempat  ditolak oleh korban.

Namun pelaku terus membujuk dan pada akhirnya korban yang bekerja sebagai penata rambut ikut masuk ke mobil tersebut.

"Dalam perjalanan korban mendapat perlakukan kekerasan oleh pelaku.

Perhiasan korban dilucuti satu persatu oleh pelaku," terangnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved