Waduk Sempor Kebumen Belum Juga Terisi, Ratusan Petani Terancam Tidak Bisa Menanam

Petani di hilir waduk Wadaslintang Kebumen boleh bernafas lega. Tetapi nasib pahit masih harus diterima petani di hilir waduk Sempor.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Waduk Sempor Kebumen 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Petani di hilir waduk Wadaslintang Kebumen boleh bernafas lega.

Pengelola akhirnya membuka pintu waduk itu untuk mengairi lahan seluas sekitar 31 ribu hektar di dua kabupaten, Kebumen dan Purworejo.

Dengan demikian, petani bisa segera menanam padi meski Musim Tanam (MT) 1 tertunda lama.

Paling tidak, dengan kepastian bisa menanam, ada harapan bagi mereka untuk menuai panen dalam beberapa bulan ke depan.

Tetapi nasib pahit masih harus diterima petani di hilir waduk Sempor.

Pertamina Turunkan Harga Pertamax Sebulan Dua Kali, Kenapa Pertalite Tidak? Begini Penjelasannya

Ini Spesifikasi Khusus Mobil untuk Belajar Mengemudi. Simak Penjelasan dan Rinciannya

Trial Bersama Persib Bandung, Geoffrey Castillion Borong Dua Gol Saat Uji Coba Melawan Melaka United

Jelang Liga Spanyol Real Madrid melawan Atletico Madrid Malam Ini, Empat Pilar Atletico Cedera

Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan pintu waduk Sempor untuk irigasi dibuka.

Terdapat 6478 hektar lahan pertanian yang pengairannya bergantung dari waduk Sempor.

Darmaji Kepala Bagian Unit Pengelolaan Bendungan (UPB) Waduk Sempor dan Wadaslintang mengatakan, rencana pembukaan pintu waduk Sempor belum dilakukan karena elevasi maupun volume air waduk belum mencapai batas normal.

Untuk diketahui, elevasi muka air waduk Sempor hari ini, Sabtu (1/2/2020) baru mencapai 62.41 mdpl.

Ini masih di bawah elevasi batas atas air normal (spilway) waduk Sempor, yakni 71.96 mdpl.

Dikatakan Darmaji, volume air waduk pun baru sekitar 17 jutaan meter kubik.

Pintu pengairan baru akan dibuka setelah volume air mencapai 25 juta meter kubik.

"Untuk waduk Sempor belum ada rencana karena elevasi dan volume masih di bawah target untuk rencana pengaliran," katanya.

Karenanya, petani di hilir waduk Sempor masih harus bersabar untuk bercocok tanam sembari menunggu pasokan air dari waduk.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved