Senin, 20 April 2026

Teror Virus Corona

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, TKA China yang Cuti Dilarang Kembali ke Cilacap

Para Tenaga Kerja Asing (TKA) yang masih dalam masa cuti pulang ke negaranya sementara waktu dilarang kembali ke Kabupaten Cilacap

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
Istimewa
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Cilacap dr Pramesti Griana Dewi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona di wilayah Kabupaten Cilacap dan sekitarnya 

Para Tenaga Kerja Asing (TKA) yang masih dalam masa cuti pulang ke negaranya sementara waktu dilarang kembali ke Kabupaten Cilacap.

Berdasarkan pendataan yang dilakukan di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Karangkandri Cilacap setidaknya saat ini terdapat enam TKA asal China yang masih berada di negaranya.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Cilacap dr Pramesti Griana Dewi, pada Selasa (28/1/2020).

"Hasil koordinasi dengan PLTU, TKA yang masih cuti tidak boleh kembali ke Cilacap sampai keadaan mereda.

Data terakhir ada enam yang masih di negara asalnya," ujar Pramesti saat dihubungi melalui sambungan telepon kepada TribunBanyumas.com. 

Pihaknya masih belum bisa memastikan larangan tersebut kembali ke Cilacap akan diberlakukan sampai kapan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap masih menunggu kebijakan lebih lanjut dari Kementerian Kesehatan.

"Kita masih belum tahu nanti perkembangannya bagaimana.

Informasi pelarangan akan disampaikan dari manajemen PLTU, itu kan pegawai mereka, mereka yang akan mengatur," katanya.

Berdasarkan data sejak 18 Januari hingga 22 Januari 2020 terdapat sebanyak 27 TKA asal China dan anggota keluarganya yang datang ke Cilacap.

Pihaknya akan terus melakukan pemantauan kepada 27 orang tersebut dimulai hari ini.

"Hingga saat ini mereka tidak menunjukkan gejala (sakit) apa-apa, jadi kita pantau saja," imbuhnya.

Pramesti mengimbau kepada semua karyawan khususnya TKA agar selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Sebagai langkah mencegah penyebaran virus corona seluruh Puskesmas diminta  memantau wilayahnya masing-masing.

Berdasarkan rilis yang disampaikan oleh pihak RS Margono, bahwa warga negara China di Cilacap berinisial LS (29) diduga terinfeksi virus corona.

LS sendiri masih diobservasi di ruang isolasi RSUD Margono Soekarjo dan mendapatkan penanganan khusus. (TribunBanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved