Breaking News:

SOP Ganti SIM Card Akan Dikaji Ulang, Buntut Kasus Pembobolan Rekening Ilham Bintang

Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) akan mengkaji ulang prosedur penggantian SIM card seluler, pascakasus pembobolan rekening Ilham Bintang

TribunBanyumas.com/Yayan Isro Roziki
Ilustrasi SIM card telepon seluler 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Standar Operasional Porsedur (SOP) penggantian kartu Subscriber Identity Module (SIM) telepon seluler di Indonesia akan dikaji ulang.

Hal ini menyusul kasus pembobolan rekening wartawan senior Ilham Bintang, setelah sebelumnya pelaku berhasil membajak nomor telepon korban.

Nomor telepon Ilham Bintang berhasil dibajak pelaku, diduga karena operator seluler tak menerapkan SOP, sebagaimana mestinya.

Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) akan mengadakan pertemuan dengan seluruh operator seluler di indonesia, untuk mengkaji ulang prosedur standar pergantian kartu SIM. 

Cerita Lengkap Kronologi Pembajakan SIM Card Seluler Ilham Bintang Hingga Rekeningnya Bobol

Foto dan Video Bugil 20 Detik Siswi SMP Tersebar di Medsos, Ini yang Dialaminya

Penetrasi Seks Berujung Kematian. Sadisnya Ritual Bercinta Belalang Sembah

Benda Diduga Bom Ditemukan di Depan ATM, Setelah Diledakkan Gegana Ternyata Ini Isinya

"Dalam waktu dekat kami akan memanggil seluruh operator seluler terkait SOP, khususnya pergantian kartu," ujar anggota BRTI, I Ketut Prihadi Kresna Murti di kantor kementerian Kominfo, Rabu (22/2/2020).

Ketut menilai operator seluler sudah menjalankan SOP dengan baik, namun pihaknya akan melakukan evaluasi khusus untuk prosedur pergantian kartu SIM.

Langkah BRTI dan Kementerian Kominfo untuk mengevaluasi prosedur pergantian SIM card ini disambut baik oleh Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI).

Menurut Sekjen ATSI, Marwan Baasir pihaknya yakin masing-masing operator sudah punya SOP untuk penanganan pelanggan, termasuk pergantian kartu.

Ingin Penghasilan Lebih Besar Penjual Es Puter Ini Terancam Hukuman Mati. Ini Kerja Sampingannya

Wapres: Pentingnya Canangkan Pendidikan Literasi Sejak Dini, Tangkal Hoaks dan Isu SARA

"Kami (ATSI) akan terus ingatkan semua anggota (operator seluler) agar awasi ketat proses pelayanan pelanggan sesuai SOP masing-masing," kata Marwan.

Namun Marwan mengingatkan bahwa tindakan pencegahan ini seharusnya bukan dari pihak operator saja, melainkan juga dari sisi pengguna.

Mereka diminta untuk bisa menjaga data pribadinya masing-masing.

"Kami imbau masyarakat untuk jaga keamanan data pribadi, misalnya memindahkan ke cloud sehingga terjaga datanya", kata Marwan.

Sementara Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan mengaku pihaknya sudah mengingatkan operator seluler untuk lebih awas dalam proses registrasi kartu pengguna.

Kesaksian di Sidang Pembantaian 1 Keluarga di Banyumas: Saat Kain Hitam Ditarik Tengkorak Menyembul

Akhirnya, Pemkab Banjarnegara Usulkan Anggaran Perbaikan Jalan Tungkep di Purbasari Karangjambu

Draf RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja Beredar dan Jadi Polemik, Pemerintah Beri Klarifikasi

Soal Pengakuan Lutfi Disiksa Oknum Penyidik, Polisi: Nggak Mungkin, Dia Ngaku Setelah Lihat Video

"Kami, Kominfo, dan BRTI sudah memberikan surat edaran untuk mengingatkan operator untuk berhati-hati dalam melakukan registrasi dan proses pergantian kartu konsumen," ujar Semuel. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Prosedur Ganti SIM Card Akan Dikaji Ulang

Editor: yayan isro roziki
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved