Breaking News:

Cerita Pelaku Perdagangan Bayi, Dagangannya Tidak Laku Karena Tanggal Lahir Jelek

Aparat kepolisian Polresta Palembang berhasil menangkap empat orang pelaku perdagangan bayi baru lahir.

(KOMPAS.COM/AJI YULIANTO KASRIADI PUTRA)
Darmini (40) ibu yang tega menjual anaknya sendiri yang baru dilahirkan saat digiring ke Polrestabes Palembang, Senin (20/1/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PALEMBANG - Aparat kepolisian Polresta Palembang berhasil menangkap empat orang pelaku perdagangan bayi baru lahir.

Keempatnya pelaku yakni, Darmini (40) yang merupakan ibu dari bayi tersebut, Marlina (39), Sri Ningsih (44), dan Mariam (62), ditangkap di kawasan Slmert Riady Kelurahan 8 Ilir Palembang, Senin (20/1/2020).

Mereka ditangkap setelah polisi mendapatkan laporan dari masyarakat akan adanya penjual bayi.

Mendapat laporan itu, polisi pun melakukan penyelidikan dan penyamaran sebagai pembeli.

Ironisnya salah satu pelaku adalah orangtua bayi itu bernama Darmini.

Perempuan itu tega menjual bayinya sendiri berjenis kelamin perempuan seharga Rp 25 juta.

"Kita mengamankan tersangka Sri Nigsih yang hendak menjual bayi kepada tersangka Maryam," kata Anom, Senin.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Anom Setiyadji mengatakan, pelaku Sri Ningsih adalah otak utama dalam perdagangan bayi tersebut.

Sri diduga mencari para wanita hamil yang tidak mau mengasuh anak untuk dijual.

"Pelaku mencari para korban yang hendak menjual bayi dengan perantara."

Halaman
123
Editor: Rival Almanaf
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved