Warga Enam Desa di Ketanggungan Brebes yang Terendam Banjir, Butuh Bantuan Air Bersih

Ratusan warga yang sempat mengungsi, sudah kembali ke rumah masing-masing dan membersihkan lumpur sisa banjir

Penulis: m zaenal arifin | Editor: muslimah
Tribunjateng.com/M Zaenal Arifin
Siswa SMP Al Maarif Ketanggungan kerja bakti membersihkan lumpur sisa banjir yang melanda, Kamis (9/1/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES - Banjir yang merendam enam desa di Kecamatan Ketanggungan, Brebes, telah surut, Kamis (9/1/2020).

Ratusan warga yang sempat mengungsi, sudah kembali ke rumah masing-masing dan membersihkan lumpur sisa banjir.

Enam desa tersebut yakni Desa Pamedaran, Cikeusal Lor, Cikeusal Kidul, Ketanggungan, Sindangjaya dan Buara.

Banjir disebabkan tanggul Sungai Babakan jebol di empat titik yaitu tiga titik di Ketanggungan dan satu titik di Cikeusal Lor.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Brebes, Nushy Mansur mengatakan, tidak ada korban akibat kejadian tersebut.

Namun, warga korban banjir membutuhkan berbagai bantuan yaitu makanan dan air bersih.

"Perlengkapan memasak warga tidak bisa digunakan lantaran terkena banjir. Sehingga yang dibutuhkan itu makanan dan khususnya air bersih," kata Nushy, Kamis (9/1/2020).

Dikatakannya, pihaknya bersama tim penanggulangan bencana daerah (Gulbencal) telah mendirikan dapur umum di Koramil Ketanggungan.

Sementara untuk air bersih, pihaknya masih mengusahakan dari beberapa instansi.

Saat ini, lanjutnya, warga masih siaga mengantisipasi terjadinya banjir susulan.

Pasalnya, curah hujan masih tinggi dan kondisi Sungai Babakan sendiri sedimentasinya cukup tinggi.

Ditambah lagi tanggul sungai yang kritis.

"Untuk penanganan, tiga titik tanggul yang jebol kita tutup pakai karung pasir.

Yang satu titik di Cikeusal Lor, kita perbaiki menggunakan alat berat dari BBWS," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved