Sudah Diresmikan, Gedung Rawat Inap Jiwa dan Napza di Brebes Belum Bisa Dioperasikan, Ini Sebabnya

Pembangunan gedung rawat inap jiwa dan napza untuk pasien gangguan kejiwaan di Kabupaten Brebes telah selesai dibangun.

Editor: Rival Almanaf
Istinewa
Bupati Brebes, Idza Priyanti, memberikan sambutan dalam Sosialisasi dan Konsolidasi Pelaksanaan Dana Desa Tahun 2020 di Kecamatan Paguyangan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES - Pembangunan gedung rawat inap jiwa dan napza untuk pasien gangguan kejiwaan di Kabupaten Brebes telah selesai dibangun.

Hanya saja, gedung rawat inap jiwa tersebut baru akan dioperasikan pada 2021 mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Brebes, Sartono mengatakan, operasional gedung rawat inap jiwa tersebut menunggu kelengkapan sarana dan prasarana peralatan kesehatan.

"Ditargetkan beroperasi sepenuhnya pada tahun 2021 mendatang.

Saat ini, pembangunan gedung tersebut sudah selesai, namun masih membutuhkan peralatan kesehatan dan sarana pendukung lainnya," katanya, Rabu (1/1/2020).

Dijelaskannya, untuk kebutuhan alat kesehatan (Alkes) bagi gedung rawat jiwa dan napza itu, pihaknya telah merencanakan pengadaan di tahun anggaran 2020 ini.

Termasuk, untuk kebutuhan pendukung lainnya di antaranya jalan menuju gedung itu.

"Sesuai perencanaan, kami sedikitnya membutuhkan anggaran Rp 1 miliar bagi pemenuhan alat kesehatan itu," jelasnya.

Pembangunan gedung yang diperuntukan khusus penderita kejiwaan itu telah menelan anggaran kurang lebih Rp 2,6 miliar dari APBD 2019 dan ditambah anggaran dari BLUD senilai Rp 486,4 juta.

Pembangunan gedung menyatu dengan Puskesmas.

Untuk operasional nantinya, bekerjasama dengan Poli Jiwa RSUD Brebes.

Ke depan, Puskesmas tersebut akan menjadi pusat penanganan pasien jiwa dan kecanduan narkoba di Brebes.

Gedung tersebut telah diresmikan oleh Bupati Brebes, Idza Priyanti, bersamaan dengan 58 proyek fisik lainnya yang dikerjakan pada 2019, beberapa waktu lalu.

Bahkan peresmian 58 proyek tersebut dicatatkan sebagai rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Adapun proyek infrastruktur tersebar di wilayah Brebes bagian utara, tengah dan selatan dengan nilai lebih ratusan miliar.

Di antaranya, proyek jalan, pembangunan puskesmas, Rumah Sakit, jembatan dan beberapa proyek infrastruktur lainya.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan memelihara hasil pembangunan yang sudah diresmikan."

"Mari kita manfaatkan dan pergunakan sarana dan prasarana ini sesuai peruntukannya," kata Idza. (Nal)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved