Breaking News:

Siswi Ponpes Ditetapkan Tersangka Pembunuh Bayinya Sendiri

Seorang siswi pondok pesantren di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan AF (20) ditetapkan sebagai tersangka.

Editor: Rival Almanaf
KOMPAS.COM/DONI
AF Siswi Pondok Pesantren di Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan terduga ibu dari bayi laki laki yang ditemukan meninggal dunia di dalam ember sedang menjalani perawatan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Seorang siswi pondok pesantren di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan AF (20) ditetapkan sebagai tersangka kematian bayi baru lahir yang juga merupakan anaknya.

AF yang merupakan salah satu santri di pondok pesantren tersebut dinyatakan sebagai ibu dari bayi yang ditemukan telah tewas.

“Sudah (ditetapkan sebagai tersangka). Dan, ditahan di polres,” ujar Kapolres Magetan AKBP Muhammad Riffai melalui pesan singkat Selasa (24/12/2019).

Riffai mengatakan, dari pemeriksaan terhadap tersangka, AF mengakui jika bayi tersebut merupakan anaknya yang telah dilahirkan secara normal pada Jumat (20/12/2019).

Sedangkan dari hasil autopsi, bayi berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan telah meninggal di dalam ember itu karena disebabkan kekurangan oksigen.

Diberitakan sebelumnya, pada Sabtu (21/12/2019) pondok pesantren di Kecamatan Plaosan, Magetan digegerkan dengan penemuan jasad bayi.

Kejadian bermula saat AS, salah satu santri di pondok pesantren tersebut hendak membantu temannya AF yang sedang tidak enak badan untuk mencucikan pakaian.

Saat mengambil pakaian di dalam ember yang dimiliki AF itu, AS kemudian terkejut ketika melihat banyak pakaian yang berlumuran darah dan ditemukan jasad bayi.

"Ketika baju terakhir diambil dari dalam ember, saksi melihat bayi laki-laki dengan posisi tengkurap yang diperkirakan sudah meninggal dunia," kata Kasat Reskrim Polres Magetan Sukatni, Minggu (22/12/2019).

Melihat kondisi itu, AS kemudian melaporkan kepada pengurus pondok pesantren dan selanjutnya diteruskan kepada pihak kepolisian.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Tetapkan AF Tersangka dalam Kasus Penemuan Mayat Bayi di Ember", 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved